Harvest Moon: The Movie (Trailer)

Someone who made my all time favorite video game to this trailer is beyond awesome! Bring me back those reminiscences: mineral town, mayor, the girls especially Ann, boiled egg, blue feather, and so on. Ahh, thank you!

Ps. It is not a real movie. It will not appear in your nearest cinema! :p

Advertisements

If It Means To Be

A love story will always win my heart. Moreover it’s a short animation movie. In a short time, this film can tell you if you really want it badly, try hardly. And universe will conspire to make it happens. Xoxo.

Jumat Sehat!

Renang berenang. Hari ini aku berenang bersama Olivia.

Kaki

Setelah mencari info mengenai lokasi kolam renang terdekat, akhirnya aku menemukan sebuah kolam renang di Kompleks BIN Pasar Minggu Baru, dekat sekali dengan tempatku! Tiket masuknya pun sangat terjangkau, hanya Rp20.000 untuk hari biasa dan Rp23.000 untuk hari libur. Namun sayangnya, kolam renang ini tidak buka setiap hari karena ada beberapa hari yang dipakai untuk dharma wanita BIN. Tidak apa, kan aku berenangnya palingan 1 minggu sekali.

IMAG5723

Ketika sampai di gerbang depan Masjid BIN, aku tidak melihat tanda ada kolam renang disana. Hanya terlihat sebuah TK dari kejauhan. Dalam hati, “Wah, jangan-jangan ini kolam renang kecil buat anak-anak”. Tapi ternyata aku salah besar!

kolam renang

Dengan luas kolam renang yang seperti ini, akhirnya otot bisep atau trisep lenganku dipergunakan juga dengan maksimal hari ini. 30 bolak balik cukup mengencangkan otot perut yang selama 3 bulan ini menggelambir. Tinggi kolam renangnya bervariasi, dari 50 cm sampai 300 m. Dari hobbit sampai troll bisa berenang disini.

Dan inii si Olivia, tidak di darat tidak di air, sama-sama diorientasi arah! Dia awalnya berada di sebelah kananku, eh tiba-tiba udah di sebelah kiri. Heran.

Olip

Saat kami berenang, ternyata anak-anak cimit-cimit lagi latihan berenang juga! Aaa lucuuu liat perut bulat mereka pake baju renang kyaaa.

Anak anak

Senangnya saat melihat perut mulai rata setelah berenang (padahal cuma khayalan belaka). Aku akan sering-sering kesini ah!

Daun Semanggi Berkelopak Empat

Kamu tahu bila judul diatas diartikan ke bahasa Jepang hanya jadi satu kata? Ya, satu kata: YOTSUBA! (よつばと!), hihihi. Pernah mendengar kata itu? Hmm, payah ah kalo ga pernah denger, hehe. Jadi jadi jadi, itu adalah judul sebuah komik Jepang karangan Kiyohiko Azuma. Aku suka sekali komik ini. Simpel dan lucu. Hal-hal yang diceritakan kadang menggelitik karena menyorot kehidupan sehari-hari dari sudut pandang anak kecil.

Tokoh utama komik ini adalah Yotsuba! Bocah perempuan kecil yang ceria dan polos tapi berkeingintahuan besar. Ceritanya ia diadopsi oleh seorang lelaki muda bernama Koiwai yang banyak menghabiskan waktunya di rumah. Walaupun begitu Yotsuba terkadang tidak bisa mengajak ayahnya bermain karena ayahnya harus menyelesaikan pekerjaannya sebagai penerjemah bebas. Oleh karena itu, ia sering bermain ke rumah keluarga Ayase, tetangganya. Di rumah itu tinggal 3 orang anak perempuan yang bernama Asagi, Fuuka dan Ena, beserta ayah dan ibunya. Tokoh lainnya adalah Jumbo, teman Koiwai. Ia dipanggil Jumbo karena badannya yang tinggi dan besar. Bersama tokoh-tokoh itulah, Yotsuba menjalani hari-harinya.

Di komik ini, anak kecil tidak diceritakan sebagai sesuatu yang super, atau serba tahu. Malah justru sebaliknya, komik ini memperlihatkan sisi manis anak kecil yang membuat kita tersenyum dan mengingat-ingat masa kecil kita dahulu. Ya walaupun Yotsuba sedikit lebih aneh dibanding anak kecil yang lain. Tapi, yakinlah kalo udah baca 1 chapter pasti nagih ke chapter lain, hehehe. Klik sini kalo penasaran http://koiwai.biz/. Selamat membaca!

Yotsuba!

Sang Alkemis

Selamat tahun baruuuuu! Semoga tahun ini keberuntungan selalu di dekat kita ya (aku dan kamu yang sering baca blog ini :D)

Akhir Desember lalu, aku pulang kampung ke Palembang gara-gara homesick berat. Kangen ayah ibu dan masakan rumah padahal ga nyampe 2 bulan yang lalu ketemu sewaktu mereka kesini. Iya si, teknologi udah maju, bisa telpon atau video chat, tapi rasanya ga cukup cuma denger suara atau muka virtual aja. Sedih emang harus jauh dari orang tua, semuanya harus ditanggung dan diurus sendiri dan jarang ada yang ngomelin ini itu. Diomelin sih, tapi cuma sebatas di telpon paling lama juga sejam sehari. Udah gitu makan ya seadanya duit di dompet, kalo lagi banyak bisa makan enak kalo tinggal selembar ya gitu deh. Bersyukurlah kalian yang masih serumah sama orang tua. Serius deh, bukan cuma masalah-masalah remeh itu aja, tapi ada rasa dalam jiwa ini yang bikin ga pengen jauh dari orang tua. Aku semakin kesini (semakin bertambah umur maksudnya), semakin ingin dekat dengan ayah ibu. Kalo lagi mellow, kadang suka nangis sendiri inget orang tua jauh, apalagi kalo inget belom bisa ngasih apa-apa ke orang tua.

Sewaktu di Palembang, aku bener-bener menghabiskan waktu bareng keluarga. Dari 13 hari disana, cuma 3 hari aku jalan sama temen-temen, sisanya selalu bareng ayah ibu atau pun keluarga besar lain! Padahal dulu pas awal-awal kuliah dan pindah kesini kalo pulang ke Palembang lebih sering jalan-jalan sama temen.

Salah satu kebiasaan kalo pulang ke Palembang itu aku selalu minta beliin ayah buku. Kali ini aku beli buku The Alchemist karya Paulo Coelho. Aku udah lama banget denger cerita orang-orang tentang buku ini. Buku ini semacam must-read book of all time kalo kata orang. Dulu mikir yaudahlah ya ga kenapa-kenapa kok kalo ga baca buku ini. Tapi sepertinya buku ini memilihku untuk membacanya (maaf objek di kalimat ini berasa penting, silahkan ditoyor). Kenapa aku bisa ngomong gitu? Soalnyaa… aku awalnya ga liat buku itu dan ga niat beli buku itu juga. Aku berencana beli Life Traveler-nya Windy Ariestanty, kalo ga Journey yang pengarangnya ada 12 itu. Sayangnya aku lagi sial, pas kesana bukunya abis! Tapi emang dasar niat minta beliin buku, jadi maksa ngubek-ngubek toko buku itu nyari buku bagus yang enak dibaca dan harganya masih ditolerir ayah. Buku The Alchemist ini tiba-tiba bersinar diantara buku-buku lain di rak tengah. Akhirnya mataku terpaku pada buku ini dan hatiku jatuh padanya.

the alchemist
Bukunya termasuk kategori tipis yang dalam semalam abis dibaca. Tapi seperti biasa kalo aku udah jatuh cinta sama satu cerita atau buku, aku menghabiskan bab-bab terakhir dengan sangat pelan. Aku takut kehilangan suatu dunia yang telah aku nikmati. Oleh karena itu aku menghabiskan buku ini dalam 2 hari dengan sangat pelan dibacanya. Kesan pertama membaca buku ini: wow bagus sekali ceritanya, banyak kalimat-kalimat menarik yang harus dikutip. Kesan setelah membaca buku ini: bagaimana Paulo Coelho membuat cerita semenarik dan seinspiratif ini ya?

Berikut beberapa kalimat-kalimat menarik yang kukutip dari cerita -The Alchemist Paulo Coelho:

Orang tampaknya selalu merasa lebih tahu, bagaimana orang lain seharusnya menjalani hidup, tapi mereka tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani hidupnya sendiri.

Orang-orang suka membicarakan hal-hal yang sangat aneh, sampai-sampai kita tidak tahu bagaimana mesti meneruskan percakapan

Tapi aku seperti orang-orang pada umumnya–hanya melihat apa yang ingin kulihat, bukan apa yang sebenarnya terjadi

Ada hal-hal yang tidak perlu dipertanyakan, supaya kau tidak melarikan diri dari takdirmu.

Sekarang aku tahu mengapa buku ini menjadi best seller di seluruh dunia.

Negeri 5 Menara


Aku baru saja membeli buku berjudul “Negeri 5 Menara“. Baru halaman pertama kubuka, aku langsung jatuh cinta pada buku ini. Halaman pertama ini terdapat kalimat-kalimat yang sangat menarik dari Iman Syafii seorang ulama terkenal. Berikut akan aku salin apa yang ada di halaman pertama ini.

Orang yang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman. Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang. Merantaulah, kau akan mendapatkan pengganti dari kerabat dan kawan. Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan. Jika mengalir menjadi jernih, jika tidak, kan keruh menggenang.

Singa jika tak tinggalkan sarang tak akan mendapat mangsa. Anak panah jika tidak meninggalkan busur tak akan kena sasaran.

Jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam. Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang.

Bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang. Kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa jika dalam hutan.

Sangat menarik bukan? Aku merasa aku sedang berlelah-lelah sekarang. Tapi aku tahu, nanti aku akan merasakan manisnya buah ini. Tidak sabar rasanya melahap buku ini sampai habis.