Sepotong Percakapan di Sebuah Status

Langit diam tidak bersuara

tunggu saja sampai ia bersuara. tak lama lagi. awan sudah tidak lagi membiru.

Membiru. Meabu-abu. Inikah yg dmaksud kebisuan semu.

tak tahu. yang ku tahu kebisuan itu kita hanya tak dapat mendengar apa yang mereka katakan. lalu kita menyebutnya bisu.

Lalu dimana sebuah kasih sayang? Yang ada hanyalah kebisuan yang membeku.Tak bisa disalahkan diri ini yang selalu diam. Mereka katakan ya kujawab ya katakan tidak kujawab tidak. Apa ini yg disebut kebisuan?

kebisuan itu tak berwujud. tak mempunyai masa. bila kukatakan ia bisu, itu hanya ku tak dapat menangkap getaran-getaran yang berdesibel sama denganku.

Lalu apakah guna dari suara? Sedangkan ia tidak pernah melukiskan sebenarnya hati ini.

karena ia terlalu malu untuk bergetar dan menjadi terdengar.

antara Gema Aria dan Sri Rizki di sebuah status di sebuah jejaring sosial.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s