Dia, Dia Anakku.

Aku disini, sendiri, sedang mencari jati diri. Ketika ini semua kupertanyakan mengapa. Ketika semua hal disekelilingku tidak seperti yang aku harapkan. Ketika itu pula, aku bertanya untuk apa aku hidup? Untuk siapa sebenarnya aku hidup ini? Apa guna aku hidup di dunia ini? Ketika aku mempertanyakan itu, aku tidak tahu jawabannya. Aku tidak berani menjawabnya. Semua pertanyaan besar itu hanya berputar di dalam kepalaku yang kecil ini. Tanpa bisa kujawab. Saat ini. Tapi aku yakin, suatu saat nanti aku akan dapat menjawabnya. Aku akan tahu untuk apa aku hidup. Aku akan tahu untuk siapa aku hidup. Dan apa guna aku hidup di dunia ini. Suatu saat nanti akan ku katakan dengan lantang semua jawabanku. Dengan lantang sehingga orang tuaku menoleh dan berkata dia, dia anakku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s